Category: Uncategorized

  • Polres Metropolitan Jakarta Timur turut membangun kerjasama dengan Universita Borobudur

    Pusat Studi Kepolisian • Polres Metropolitan Jakarta Timur turut membangun kerjasama dengan Universita Borobudur

    Pada hari Selasa tanggal 07 April 2026, Wakapolres Metro Jakarta Timur AKBP Achmad Akbar, SIK, M.Si melaksanakan kegiatan audiensi ke Universitas Borobudur, dalam rangka pembahasan tehnis Pembentukan Posko Pusat Studi Kepolisan.

    Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama yang telah terjalin antara Polda Metro Jaya dengan Universitas Borobudur tentang Penyelenggaraan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur.

    Kegiatan audiensi diisi dengan diskusi pembahasan tehnis mengenai point-point kerja sama yang akan dilaksanakan, setidaknya terkait tukar data, riset ilmiah serta kegiatan pengabdian kemasyarakatan di wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur.

    Pada moment tersebut Wakapolres Metro Jakarta Timur hadir bersama Kasat Binmas dan perangkat Posko. Sedangkan dari pihak kampus dihadiri langsung oleh pejabat rektorat Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan Dr. Syaiful, M.Si, Direktur Pascasarjana Prof. Fasial Santiago, S.H., M.M selaku penanggungjawab Pusat Studi Kepolisian dari pihak Universitas Borobudur, serta pejabat pendamping lainnya.

    Dalam pertemuan ini juga telah disepakati pendirian Posko Pusat Studi Kepolisian di dalam kampus Universitas Borobudur yang nantinya akan dipergunakan sebagai sekretariat bersama.

  • Kapolda Riau Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Karhutla

     

    Kapolda Riau Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Karhutla di Tengah Ancaman El Nino


    RIAU — Tantangan pelestarian lingkungan dan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Riau memasuki babak krusial seiring dengan datangnya fenomena El Nino. Menghadapi risiko yang kian meningkat, Kapolda Riau, Irjen Pol. Herry Heryawan, menekankan pentingnya semangat kolektif dan kerja sama lintas sektor sebagai benteng utama perlindungan wilayah.

    Dalam sebuah pernyataan terbaru, Irjen Pol. Herry Heryawan menggarisbawahi bahwa penanganan Karhutla bukanlah tugas yang bisa dipikul oleh satu instansi saja. Menurutnya, kerentanan lahan di Riau memerlukan pengawasan dan aksi cepat yang terintegrasi.

    “Di tengah ancaman El Nino yang meningkatkan risiko Karhutla, kita tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi BNPB/D, TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat adalah kunci untuk melindungi lingkungan dan keselamatan bersama,” tegas Kapolda.

    Pesan kolaborasi ini bukan sekadar retorika. Di berbagai titik di Riau, upaya preventif terus digalakkan melalui program “Green Policing”. Salah satu aksi nyata yang baru-baru ini dilakukan adalah penanaman pohon Geronggang di Desa Tanjung Punak. Pohon Geronggang dipilih karena kemampuannya beradaptasi di lahan gambut, yang sekaligus berfungsi sebagai upaya restorasi ekosistem.

    Selain penghijauan, dukungan terhadap produktivitas masyarakat lokal juga menjadi prioritas. Penyerahan bantuan mesin ketinting kepada warga setempat menjadi simbol bahwa perlindungan lingkungan harus berjalan beriringan dengan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Dengan alat tersebut, masyarakat diharapkan dapat lebih berdaya dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan tanpa harus merusak hutan.

    Menjaga “Napas” Bumi Riau

    Fenomena El Nino memang membawa cuaca ekstrem dan kekeringan panjang, namun kesiapsiagaan personel gabungan dan partisipasi aktif warga desa di garda terdepan diyakini mampu meminimalisir titik api (hotspot).

    Melalui sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan kearifan lokal masyarakat, Riau berkomitmen untuk tidak hanya memadamkan api saat terjadi kebakaran, tetapi membangun sistem pencegahan yang kokoh. Harapannya, langit Riau tetap biru dan lingkungan tetap terjaga demi warisan generasi mendatang.

     

     

  • Titip Motor di Polsek Setu, Warga Mengaku Lebih Tenang Tinggalkan Rumah Saat Mudik Lebaran

    Titip Motor di Polsek Setu, Warga Mengaku Lebih Tenang Tinggalkan Rumah Saat Mudik

    Apresiasi masyarakat terhadap pelayanan Polri selama masa mudik dan libur Lebaran 2026 kembali terlihat. Salah satunya disampaikan oleh Rudy, warga GSP, Bekasi, yang mengaku merasa terbantu dengan adanya layanan penitipan kendaraan di Polsek Setu. Ia bersyukur dapat pulang kampung dengan tenang dan kembali ke rumah dalam keadaan selamat, sementara sepeda motor yang dititipkan tetap aman. “Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Saya Rudy, tinggal di GSP, Bekasi. Terima kasih sudah menerima penitipan motor saya di Polsek Setu. Saya pulang kampung dan Alhamdulillah semuanya aman. Terima kasih. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,” ujar Rudy, Senin (23/3/2026). Ungkapan tersebut menjadi cerminan bahwa pelayanan kepolisian yang sederhana namun tepat sasaran dapat memberikan rasa aman yang nyata bagi masyarakat. Bagi warga yang meninggalkan rumah saat mudik, kepastian bahwa kendaraan mereka berada dalam pengawasan aparat menjadi ketenangan tersendiri, sehingga perjalanan ke kampung halaman dapat dijalani dengan lebih nyaman. Diketahui, Polda Metro Jaya membuka layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran Idulfitri 1447 H.

    Layanan tersebut tersedia di jajaran Polda Metro Jaya, Polres, hingga Polsek, dan diperuntukkan bagi warga yang ingin menitipkan sepeda motor maupun mobil sebagai langkah antisipasi terhadap tindak kejahatan pencurian kendaraan maupun gangguan kamtibmas lainnya selama rumah ditinggal mudik. Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, apresiasi yang datang dari masyarakat menunjukkan bahwa pelayanan Polri benar-benar dirasakan manfaatnya. Menurutnya, layanan penitipan kendaraan gratis yang dihadirkan selama masa mudik Lebaran merupakan bentuk nyata komitmen Polda Metro Jaya dalam memberikan rasa aman dan ketenangan bagi warga.

    “Kepercayaan dan apresiasi dari masyarakat menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Layanan penitipan kendaraan gratis ini kami hadirkan agar masyarakat dapat mudik dengan lebih tenang, karena kendaraan yang ditinggalkan berada dalam pengawasan kepolisian. Kami ingin kehadiran Polri tidak hanya terlihat, tetapi juga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Kombes Pol. Budi Hermanto

  • Ibadah hingga Libur Aman, Tokoh Agama dan Warga Apresiasi Pengamanan Polda Metro Jaya Selama Nataru

    Ibadah hingga Libur Aman, Tokoh Agama dan Warga Apresiasi Pengamanan Polda Metro Jaya Selama Nataru

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri melakukan pengecekan kesiapan pengamanan di Gereja St. Andreas Kim Tae Gon, Kelapa Gading, Jakarta Utara. FOTO: Humas PMJ

    JAKARTAKebahagian masyarakat bisa merayakan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (nataru) dengan aman dan nyaman di Jakarta dan sekitarnya sangat terasa berkat pengamanan dan pelayanan dari jajaran Polda Metro Jaya yang bekerja sama dengan stakeholder lainnya.

    Contohnya diungkap oleh Romo Aan selaku Pastur Paroki Cikarang Gereja Ibu Teresa yang merasakan pengamanan dan pelayanan ekstra dari jajaran kepolisian sehingga bisa melaksanakan ibadah Natal dengan tenang dan damai.

     

     

    “Saya Romo Aan Pastur Paroki Cikarang Gereja Ibu Teresa, mengucapkan terma kasih kepada Kepolisian Republik Indonesia khususnya Polres Metro Bekasi yang telah melaksanakan pengamanan untuk perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berjalan dengan aman, kondusif dan lancar,” kata Romo Aan dalam keterangannya, Minggu (4/1/2025).

     

     

    “Sehingga kami semua umat Paroki Cikarang Gereja Ibu Teresa dapat melaksanakan ibadah dengan dengan tenang dan damai, Tuhan memberkati,” sambungnya.

     

     

    Rasa aman dan damai juga dirasakan oleh perwakilan dari Wanita Katolik di Gereja Bunda Hati Kudus Paroki Kemakmuran, Jakarta Pusat, Elita Kaviani Candra.

    Apresiasi setinggi-tingginya diucapkan kepada jajaran Polda Metro Jaya khususnya Polsek Metro Gambir yang telah mengamankan rangkaian ibadah Natal.

     

     

    “Berkat kehadiran dan kesanggupan personel di lapangan kami dapat beribadah dengan penuh rasa aman, tenang, dan damai, termasuk sinergi yang baik membuat wilayah kami kondusif, salut untuk kerja keras Polri dalam menjaga kerukunan dan keamanan warga Gambir, semoga tuhan memberkati tugas pelayanan bapak dan ibu dan semoga Polri semakin jaya,” ucapnya.

    Tak hanya di tempat ibadah, rasa aman dan nyaman juga dirasakan bagi masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman atau berwisata selama masa libur Nataru baik di Stasiun hingga Pelabuhan.

    Ucapkan Terimakasih

    Pria yang akrab dipanggil Sugeng pun merasakannya. Pengamanan dan pelayanan yang ditunjukkan anggota aparat kepolisian dalam mengamankan Stasiun Gambir sangat berkesan untuknya.

    “Kami ucapkan terima kasih kepada Polres Metro Jakarta Pusat yang telah mengamankan stasiun gambir atas pengamanannya berjalan dengan lancar, aman, tertib. Saya selaku pengguna kereta api di tahun ini merasa aman dan nyaman,” ungkapnya.

    Begitu pun warga ujung timur Indonesia atau tepatnya di Papua yang juga sangat bersyukur atas pengamanan dan pelayanan polisi di Pelabuhan.

    Pria yang akrab disapa Arman mengaku kenyamanan penumpang di Pelabuhan sangat diprioritaskan sehingga dirinya bisa dengan aman untuk pulang ke Manokwari, Papua Barat.

    “Terima kasih kepada Polres Pelabuhan Tanjung Priok yang telah mengamankan pelabuhan, terutama terminal penumpang ini. Kami selaku penumpang KM Dempo mau berangkat ke Manokwari merasa nyaman dan aman, tingkatkan terus pengamanannya, terima kasih atas kenyamanannya,” ucap Arman.

     

     

    Begitu pun dengan Maria, seorang warga Sorong, Papua yang juga berterima kasih atas pengamanan dan pelayanan yang diberikan selama masa perayaan Natal dan Tahun Baru.

    “Terima kasih kepada Polres Pelabuhan Tanjung Priok karena sudah mengamankan pelabuhan, kami penumpang ingin berangkat ke sorong, kami merasa aman dan nyaman, selanjutnya lebih ditingkatkan lagi pengamanan dan pelayanannya,” ucapnya.

    Selain itu, jalur arteri hingga tol pun juga menjadi fokus pengamanan agar masyarakat bisa menikmati perjalanan sebelum bertemu dengan sanak keluarganya.

     

     

    “Saya selaku pengguna jalan tol dari Jakarta ke Merak menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polda Metro Jaya dan Polres Metro Tangerang Kota dan seluruh jajaran atas pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang berjalan aman, tertib dan humanis,” ucap Darman.

    “Kehadiran personel di sejumlah lokasi membuat masyarakat merasa aman dan nyaman saat berwisata dan beraktivitas bersama keluarga, polisi! jaya jaya,” imbuhnya.

    Ribuan Personel Pengamanan

    Dalam hal ini, Sebanyak 5.044 personel gabungan dikerahkan dalam operasi pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

    Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (24/12/2025).

    Menurutnya kesiapan pengamanan ini termasuk dalam rangkaian Operasi Lilin 2025 serta persiapan menjelang pergantian Tahun Baru 2026.

    “Lebih kurang 5.044 personel, terdiri dari 4.217 anggota Polri, 394 dari TNI, dan 433 dari pemerintah daerah,” ungkap Kombes Budi.

    Seluruh personel disiagakan untuk 106 pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu.

    Ribuan personel tersebut disebar di beberapa titik wilayah Jakarta, termasuk bandara, terminal bus, dan stasiun kereta api.

    Tim Jibom (penjinak bom) dan K-9 juga melakukan sterilisasi di beberapa gereja.

    Hal ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi saudara-saudara umat Kristiani yang merayakan Natal 2025.

    Selain itu ada beberapa titik fokus pengamanan di wilayah-wilayah daerah keramaian bagi masyarakat, yaitu ada di Bundaran HI, ada di Monas, serta di Ancol.

    Beberapa perhotelan dan mal yang menggelar pelaksanaan kegiatan Natal dan Tahun Baru.

    Kombes Budi berujar pengamanan patroli gabungan telah dilakukan dimulai sore hari kemarin bersama rekan-rekan dari TNI dan pemerintah daerah, melibatkan organisasi kepemudaan, organisasi masyarakat, organisasi keagamaan.

    “Kegiatan ini dilakukan secara kontinu selama pelaksanaan Operasi Lilin dengan melibatkan stakeholder yang ada termasuk beberapa komunitas dari masyarakat,” imbuhnya.